Tampilkan postingan dengan label pemograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemograman. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2012

Empat Tool Software Java Gratis Google untuk Membuat Aplikasi GWT dan GUI Windows

Wah Google memang baik hati dalam membagi-bagi teknologinya, setelah GWT yang keren ternyata Google juga telah membeli perusahaan software bernama Instantiations yang membuat software GTW Designer yaitu visual tool untuk membuat aplikasi berbasis  GWT (Google Web Toolkit) danb eberapa produk lain seperti WindowBuilder Pro, WindowTester Pro dan CodePro AnalytiX.
Kita lihat satu per satu sekilas yah:

Java 7, Platform Java Terbaru dari Oracle yang Menjanjikan 7 Keuntungan

Oracle baru saja mengumumkan peluncuran platform Java standard edition 7 (Java SE7). Mereka mengklaim bahwa Java terbaru ini akan memiliki berbagai kemudahan dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Dikatakan terdapat tujuh keuntungan Java SE7. Yang pertama adalah perubahan bahasa. Perubahan bahasa ini dikatakan Oracle dapat membantu pengembang untuk dapat lebih produkitf dan menghasilkan program dengan syntak yang sederhana sehingga dapat dengan mudah dimengerti.
Selanjutnya adalah peningkatan bahasa pendukung dinamis, seperti Ruby, Phyton, dan Javascript. Dengan adanya bahasa pendukung tersebut dapat meningkatkan performance pada JVM.

Sabtu, 31 Desember 2011

Certificate of Child SafeGuard


Certificate and the award from Softpedia.

Finally, after waiting a few days, team Softpedia reply to our email and claim that our software is Child Safeguard 100% free of virus, trojan and other harmful things. And has been in the Softpedia.com since 22 december 2011.

As quoted from the site and email sent by Softpedia to our team:
"Softpedia gurantees that Child SafeGuard 1.5.1 Rev 3 is 100% Clean, wich means it does not contain any form of malware including but not limited to: spyware, viruses, trojans and backdoors........."


Certificate and the award from Brothersoft.


Certificate and award from CNET


Certificate and award from Softonic

Sabtu, 03 Desember 2011

Child SafeGuard v.1.5.1


Child Safeguard is a software for those of you who do not have enough time to supervise your children when using computers, especially when using the internet. Many of the dangers when using the internet, from sites that contain pornography until wesbsite that contain viruses or malware so we need to be careful. But by using our software, all can be resolved.


Child SafeGuard has the ability to block websites containing pornography, viruses and gambling, when online or offline without having to supervise and be near a computer.


Child Safeguard has two ways to perform the blocker :

  • Based on the website address (when online). Software will automatically close the browser when a user tries to open the address has been blocked which resides in the database. So users will not be able to reopen the address.

  • Under the caption of an application being opened (when offline). Software will stop running applications when they found the caption of the application is in the database.



Security during the application running :
This software will block the application taskmanager, cmd or any application that can be used to terminate the application Child SafeGuard by force.


The admin password has been encrypted by either using our own methods known only to the makers of this software. Only you can set the software. If you have forgotten your password, please contact our admin to help you.
Email us : admin@rpl-ftunp.co.cc




Download :

Direct Link (mirror)

Senin, 08 Agustus 2011

OOP #4: Pass By Value

Gimana, mudah kan ngompile pake command line di OOP #3. Ayo lanjutkan penjelajahan baris-baris kode C++. Kali ini kita ngebahas "Pass By Value"

Diasumsikan kita sudah punya direktorti c:\oop. Ketik source code berikut ini (nomor baris hanya untuk referensi, jangan diketik) dan disimpan menjadi c:\oop\oop4.cpp yang akan di-compile menjadi oop4.exe.

Source code:


  1. #include <stdio.h>

  2. int main(int argc, char* argv[]) {

  3. int a, b;

  4. printf("address a: %X, b: %X, nilai a: %X, b:%X\n", &a, &b, a, b);

  5. a=8;

  6. b=a;

  7. printf("address a: %X, b: %X, nilai a: %X, b:%X\n", &a, &b, a, b);

  8. a=4;

  9. printf("address a: %X, b: %X, nilai a: %X, b:%X\n", &a, &b, a, b);

  10. return 0;

  11. }


Diasumsikan kita sudah berada dalam direktori c:\oop. Build menjadi oop4.exe dengan mengetik command line: g++ -o oop4.exe oop4.cpp

Output Program:

Jika kompilasi berhasil, berikut ini adalah hasil eksekusi oop4.exe (nomor baris saya selipkan untuk referensi):


  1. address a: 22FF4C, b: 22FF48, nilai a: 7FFDC000, b:0

  2. address a: 22FF4C, b: 22FF48, nilai a: 8, b:8

  3. address a: 22FF4C, b: 22FF48, nilai a: 4, b:8


Pembahasan Source Code:

Setiap variabel menempati memori. Jadi, variabel memiliki 2 hal: alamat memori dan nilai. Kita memeriksa keduanya dalam latihan kali ini.


  1. Baris 1: Meng-include stdio.h yang berisi deklarasi function printf (Dalam OOP #3 sudah dibahas tentang hal ini).

  2. Baris 2: function main adalah entry-point program.

  3. Baris 3: mendeklarasikan dua varibel (a dan b) bertipe integer (bilangan bulat).

  4. Baris 4: memeriksa alamat dan nilai a dan b. Lihat Output Program, baris 1. Variabel a sudah memiliki alokasi memori: 22FF4C dan b: 22FF48 (kode &a dan &b masing-masing berarti mengevaluasi alamat a dan b). Variabel b yang dideklarasikan setelah a memperoleh alamat memori yang lebih awal (22FF48 lebih awal daripada 22FF4C). Ini adalah efek penyimpanan variabel dalam stack segment. (Tentang alokasi stack vs heap dijelaskan di bab berikutnya). Kita belum meng-assign nilai a dan b sehingga masih acak (a: 7FFDC000 dan b: 0).


  5. Baris 5: a diberi nilai 8.

  6. Baris 6: nilai a disalin ke b secara pass by value.

  7. Baris 7: memeriksa alamat dan nilai a dan b. Lihat Output Program, baris 2. Alamat a dan b tidak berubah. Nilai a sama dengan nilai b, yaitu 8. Ini akibat penyalinan nilai a ke b (source code, baris 6).

  8. Baris 8: nilai a diubah menjadi 4. Apakah b juga berubah?

  9. Baris 9: Memeriksa alamat dan nilai a dan b. Lihat Output Program baris 3. Alamat a dan b tidak berubah. Nilai a berubah menjadi 4. Dan b? Tetap 8. a dan b adalah 2 variabel independen. Pass by value hanya menyalin nilai suatu variabel ke variabel lain. Seperti halnya setelah kita mem-fotokopi selembar kertas. Kalau kita mencoret-coret kertas asli, tidak akan berakibat apa-apa ke kertas copy-annya.

  10. Baris 10: memberi tahu sistem operasi kalo fungsi main selesai tanpa error.


Pass by value:

  • Hanya nilai yang disalin antar dua variabel, alamat keduanya tetap.

  • Perubahan variabel pertama tidak akan mengubah variabel kedua. Demikian pula sebaliknya.

Sabtu, 06 Agustus 2011

OOP #3: Wajah Dunia yang Pertama

"Wajah Dunia yang Pertama", itu salah satu sajak WS.Rendra yang amat saya kagumi.

Dalam OOP #2 kita baru saja menginstalasi compiler g++. "Let us give it a try".


  • mkdir c:\oop

  • cd c:\oop

  • notepad main.cpp (klik Yes untuk pertanyaan Do you want to create a new file)

  • Dalam notepad, ketik kode (nomor baris jangan diketik ya, hanya untuk referensi):

    1. #include <stdio.h>

    2. int main(int argc, char* argv[]) {

    3. printf("hello\n");

    4. return 0;

    5. }



  • Menu notepad: save.

  • Compile menggunakan command line: g++ -o oop main.cpp. Artinya: meng-compile file teks main.cpp menjadi object code (file biner): main.o lalu me-link-nya menjadi executable file: oop.exe.

  • Periksa hasil compile menggunakan dir. Pastikan ada file oop.exe.

  • Eksekusilah program pertama itu, ketik: oop.


Pembahasan

Baris #1: meng-include file header stdio.h. Dalam C/C++, tipe data buatan, variable, dan function (kecuali main function) harus dideklarasikan sebelum digunakan. Tanpa meng-include stdio.h, perintah printf(...) pada baris 3 akan menghasilkan error ketika di-compile. Coba saja meng-comment baris 1: //#include <stdio.h>. Lalu compile ulang. Akan tampil error: 'printf' was not declared in this scope.

Baris #2: main function. Dua argumen input: argc dan argv (dijelaskan nanti) dan sebuah output bertipe int (bilangan bulat). Ini adalah fungsi yang menjadi entry-point program.

Baris #3: printf. Memformat dan mem-print data ke layar text mode. Tanda "backslash n" di akhir "hello" artinya newline: baris baru.

Baris #4: return 0. keluar dari function main dan memberikan bilangan bulat 0 (sesuai tipe return function main) bagi sistem operasi. Angka 0 memberi tahu sistem operasi bahwa program kita selesai tanpa error code.

"Jangan cuma dibaca ya, ayo dong cobain"

OOP #2: Compiler, go open source

OOP paling asyik kalo dimainkan pake bahasa C++. Kenapa gak Java saja ya? Bagusnya sih mulai dengan C++. Karena akan jadi akrab juga dengan C. Terus kalo mahir C, bisa kotak-katik source code-nya projek-projek open source, terutama di Linux. Juga, bisa main teknologi terbaru Firefox: js-ctypes. Saya pake js-ctypes untuk mengendalikan hardware secara lebih ringan melalui javascript.

Pernah dengar Qt-C++ (yang sekarang sudah dimiliki Nokia)? Itulah library yang jadi dasar pengembangan KDE Linux. Kita cukup meng-coding satu kali. Hasilnya bisa di-compile dan di-eksekusi di berbagai sistem operasi: Linux, Unix, Mac OS, Sun Solaris, Windows. Saya pernah nyoba. Sungguh... selalu bikin penasaran.

Menginstalasi Compiler yang Open Source

Langsung saja ya. Sesuai semangat text mode, kita akan menginstalasi compiler C++ yang open source. Kalo di Linux sih sangat mudah. Sudah ada paket gcc, g++, make. Gak usah dijelasin lagi. Persoalannya kalo di Windows gimana? Ayo, kita ikut gaya open source.

Untuk windows, saya menggemari MINGW (Minimalist GNU for Windows). Compatible banget sama gcc, g++ dan make-nya Linux. Kalo lancar bahasa Inggris, prosedur nginstall-nya ada di: http://www.mingw.org/wiki/Getting_Started. Berikut ini prosedur instalasi yang saya lakukan:

  1. Buat direktory c:\mingw.

  2. Download mingw-get-0.3-mingw32-alpha-2.1-bin.zip dari http://sourceforge.net/projects/mingw/files/Automated%20MinGW%20Installer/mingw-get/mingw-get-0.3-alpha-2.1/

  3. Unzip hasil download tersebut ke dalam c:\mingw.

  4. Daftarkan c:\mingw\bin ke Path windows menggunakan [Control Panel]--System--Advanced--[Environment Variables].

  5. Pastikan komputer tetap terhubung ke internet. Masuk ke layar text mode (dijelaskan di OOP #1). Ketik perintah: mingw-get install gcc g++ mingw32-make

  6. Jika berhasil, maka di bawah direktori c:\mingw\bin terdapat file-file yang amat kita perlukan, salah satunya: g++.exe.


Sahabat:
"Selamat datang di dunia open source"

Sabtu, 30 Juli 2011

OOP #1: akrab dengan command line

Sahabat,

Latihan kita di masa "kepompong sebelum menjadi kupu-kupu" akan selalu dalam text mode. Boleh di Linux maupun Windows.

Tentunya kita harus akrab dengan command line (perintah baris): perintah yang diketik di layar teks. Sebagai latihan awal, pastikan kalau kita sudah lihai mengoperasikan command line untuk navigasi sistem file.

Perintahnya tidak banyak kok. Kalo di Windows, minimal 4 perintah: dir, mkdir, rmdir, cd. Kalo di Linux: ls, mkdir, rm, cd. Untuk sahabat pengguna Linux: saya yakin sudah terbiasa dengan text mode. Jadi saya hanya akan menunjukkan contoh untuk Windows.

Latihan ini kelihatan sepele. Tapi, setahu saya, masih banyak kok sahabat-sahabat yang belum terbiasa bekerja dalam text mode.

Windows: berkunjung ke layar teks

Saya pakai Windows XP, klik menu Start di kanan bawah, lalu klik menu Run. Dalam teks box, ketik cmd.

C:\Documents and Settings\abdul>_

dir: melihat daftar file

Melihat daftar file dalam current directory: (yang diketik adalah teks berwarna merah)

C:\Documents and Settings\abdul>dir

mkdir: mebuat direktori

Membuat direktori oop langsung di bawah drive c:

C:\Documents and Settings\abdul>mkdir \oop

cd: pindah direktori

Pindah ke direktori oop di bawah drive c:

C:\Documents and Settings\abdul>cd \oop

Maka kita memindahkan current directory ke c:\oop:

C:\oop>_

rmdir: menghapus direktori

Ingin nge-hapus direktori c:\oop? Terlebih dahulu pindah ke root directory c:\

C:\oop>cd \

Lalu ketik perintah rmdir:

C:\>rmdir \oop

Menggunakan perintah dir, periksalah bahwa direktori C:\oop sudah terhapus

Mudah kan? Saya yakin sahabat RPL gak bakal butuh waktu lebih dari setengah jam buat nyelesaikan latihan ini

Jumat, 29 Juli 2011

Object Oriented Programming: "can not live without"

Terima kasih untuk sahabat-sahabat di RPL yang mengizinkan saya menulis di blog ini. Mari berjuang menjadikan blog RPL sebagai sarana memperkenalkan eksistensi RPL kepada masyarakat IT Indonesia.

Object-Oriented Progamming: "can not live without". Itulah yang saya rasakan sejak memulai dan melanjutkan usaha jasa pengembangan perangkat lunak sistem informasi di DATATRANS INFORMATIKA. Terutama ketika melayani pelanggan dengan skala sistem informasi yang besar. Tanpa Object-Oriented Programming (OOP), kode program mirip spaghetti. Berkelindan berpilin-pilin sampai programmer-nya sendiri bingung kalau harus memodifikasi kode program yang dibuatnya sendiri.

Membuat aplikasi skala besar? Saya merasa mutlak membutuhkan framework. Dulu, sebelum mengenal Linux, saya menggunakan framework Document-View-nya Microsoft Foundation Class (MFC) untuk digunakan dalam projek berbahasa Visual C++. Lalu setelah mengenal Linux, saya menggunakan framework View-Controller-nya Qt (Quasar Technology yang sekarang sudah dimiliki oleh Nokia). Terus berlanjut... sejak menggeluit aplikasi berbasis web dan AJAX (Asynchronous Javascript And Xml), saya menggunakan light-weight Model-View-Controller-nya Ext GWT.

Kunci penggunakan framework adalah kelihaian meng-inherit class-class yang disediakan framework. Lalu, meng-override virtual function-nya sesuai kaidah polymorphism.

Percayalah teman-teman, OOP adalah keharusan jika telah memutuskan untuk berkarir dalam profesi programmer. Saya sendiri sampai saat ini kesulitan mencari karyawan yang memahami OOP. Oleh karena itu, di blog ini saya akan mulai menulis serial materi OOP. Bukan hanya untuk dibaca. Tetapi harus dicoba: diketik, di-compile dan di-link.

Tool programming-nya apa? Lupakan Graphical User Interface (GUI). Lupakan Visual Studio. Programmer bukanlah user yang dimanjakan GUI. Saya menggunakan command line. Semuanya text mode. Sampai saatnya, suatu ketika: "kepompong menjadi kupu-kupu".

Yakinlah.

Find Us

RPL on Facebook:

RePLu On Facebook